//
you're reading...
Anda Sebaiknya Baca

Introduction to Copywriting

Ini adalah sebuah ilmu,

Bagaimana anda bisa “menyihir” siapapun untuk melakukan “apapun” yang anda minta.

Sebuah ilmu yang saya pelajari dari seorang guru, dimana dia men-charge $2000 per JAM,  hanya untuk sebuah jasa konsultasi  😀

Ilmu itu bernama Copywriting.

Copywriting adalah teknik:

  • Menulis copy (artikel, naskah video, poster, iklan, dll bahkan tweet maupun facebook status)
  • Untuk mencapai tujuan (e.g interaksi, sales/penjualan, branding, membentuk opini publik).

 

Membahas copywriting, berarti kita membahas tentang penggunan kata.

To the point aja deh. 😀 berikut point2nya:

1. Words matter!

Pertama2 saya akan memberikan contoh penggunaan kata yang berbeda dengan maksud yg sama dapat memberikan efek yang berbeda.

Coba kita ambil 2 buah kertas amplop yang sama. Kita tulis pada amplop tersebut: untuk bunda.

Hai Bunda, apa kabar?

Semoga Bunda di sini dalam keadaan sehat walafiat
dan Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan karuniaNya untukmu.

Aku di sana Alhamdulillah juga sehat. Ini semua berkat doamu Bunda.

Terima kasih banyak, ya.

Bunda… Tahukah engkau kalau aku sangat merindukanmu?

Aku ingin melihat wajahmu, memelukmu, dan merasakan belaian lembut tanganmu.
Tapi apa hendak dikata, engkau di sana dan aku di sini….

Bunda.. maafkan aku yang belum bisa pulang ke kampung halaman tahun ini.

Mohon doa bunda agar aku bisa pulang tahun depan.

Love,

Badu.

Bandingkan dengan ini,

Eh nyak, apa kabar lu?

Kampret nih bos gw! gw ga bisa pulang tahun ini karena gw sibuk banget nyak.
Kerjaan kantor gw banyak banget, ngajuin cuti aja susahnya minta ampun.

Moga moga gw bisa pulang tahun depan ya nyak.

Salam buat keluarga.

Udah dulu, lagi sibuk.

Badu

Kemudian lipat surat itu dan masukkan ke amplop yang persis sama.

Ketika bunda membaca surat tersebut jelas akan berbeda sekali efeknya.

Amplop dan kertas adalah analogi untuk kemasan dari kata kata.

Kemasan itu dapat berupa halaman web, video, dan lain lain.

Sebagus apapun bentuk dan desainnya, kata kata dalam halaman tetap memberikan pengaruh yang besar.

2. Basic Psycology

Hal yang biasa kita lakukan ketika kita “PDKT” ke orang lain adalah kita mulai membicarakan tentang diri kita.

Pernah ga punya temen yang sering banget ngomongin tentang diri mereka, tentang kegiatan mereka, tentang kepentingan mereka, atau keluarga mereka?

Kalo anda ga tahu tentang orang dengan tipe semacem ini, bisa jadi anda sendiri lah orangnya..

heheheh..

Kita nggak tertarik dengan urusan orang lain. Urusan diri kita lebih kita utamakan daripada urusan orang lain.

mau bukti?

Contohnya adalah ketika anda mulai membaca artikel ini.

Anda nggak peduli kalo saya ngetik artikel ini panjang dan capek.

Berkali kali edit sana edit sini.

Repot. Ga ada duitnya lagi. hahaha.. 😀

Hal yang anda pedulikan adalah anda ingin tahu apa dan bagaimana copywriting itu, dan manfaat apa yang dapat anda ambil.

Karena itu anda memulai membaca artikel ini. Betul nggak? hehehe..

Mungkin analoginya kurang pas tapi kira kira garis besarnya seperti itu.

jadi INTI NYA adalah:

“No one cares about you. People care about themselves.” 

Yup. Itu adalah EGO. Sebuah anugrah dari Sang Pencipta agar mahluk-NYA datap bertahan hidup.

Orang lebih memikirkan diri nya sendiri daripada orang lain. Inilah psikologis dasar setiap manusia.

Money, health, and love.

Ketika muda kita berpikir, bagaimana kita kaya, bagaimana penampilan kita, bagaimana kita bisa dapet pasangan yang ideal.

Ketika tua kita berpikir, bagamana kita tidak kehilangan uang kita dan tetap kaya, bagaimana kita tetap sehat dan panjang umur, dan bagaimana kita tetap bersama orang orang yang kita sayangi.

Apakah kita berpikir tentang uang, kesehatan dan keluarga orang lain? nggak. 😀

Saya katakan sekali lagi biar benar benar ingat 😀

“No one cares about you. People care about themselves.”

Saya akan berikan contoh menggunakan psikologis dasar ini untuk merangkai kata kata ajaib. 😀

Misal bisnis kita adalah Apps Developer, dan customer kita adalah perusahaan ecommerce.

Contoh 1,

“Kami adalah perusahaan A. Kami telah berdiri sejak tahun 2005. Kami sangat expert dalam merancang dan mengembangkan aplikasi mobile untuk segala jenis device. Kami dapat membuat aplikasi untuk iOS, android dan windows mobile dengan sangat professional. Kami memiliki tim yang sangat solid yang terdiri dari orang orang yang ahli di bidangnya. Segera hubungi kami.”

Krik banget gak sih :v

Kita care sama mereka? Nggak. 😀

Kita tertarik untuk bikin aplikasi mobile nggak? nggak. 😀

karena mereka membicarakan tentang diri mereka sendiri, bukan membicarakan tentang orang yang membaca halaman tersebut.

“No one cares about you. People care about themselves.”

bandingkan contoh berikut nya,

Contoh 2,

“Tahukah anda bahwa lebih dari sepuluh juta applikasi mobile di download setiap harinya, dan bisnis anda belum memiliki satupun? Tidak memiliki aplikasi mobile berarti bisnis anda kehilangan potensi penjualan yang besar. Riset membuktikan bahwa aplikasi mobile dapat meningkatkan penjualan sebesar 1%. Bila rata rata penjualan dari website adalah 1% dari jumlah pengunjung anda, dengan meningkatkan 1% berarti keuntungan anda naik 2 kali lipat. Kami dapat membantu anda untuk membuat aplikasi mobile bisnis anda dengan sangat profesional. Hal yang perlu anda lakukan adalah, duduk manis, ambil camilan, dan terima beres. Bayangkan bila anda memiliki sebuah tim expert, solid dan ahli di bidangnya yang telah dipercaya oleh perusahaan besar seperti bla, bla, bla untuk membantu membuat binis anda jauh lebih baik. Anda dapat menghubungi kami dengan mengisi form kontak di bawah ini, dan kami akan segera membalas email anda kurang dari 24 jam.”

Itu contoh bagaimana kita membicarakan tentang pembaca dari pada kita membicarakan tentang diri sendiri.

Agak lebay emang. 😀 tapi dengan seperti itu apakah kita jadi tertarik untuk memiliki aplikasi mobile? YA.

3. Copywriting formula: AIDA.

AIDA adalah formula penting yang harus di ingat. Dan harus berurutan.

Ini adalah rumus dari sebuah alur bagaimana anda menggiring siapapun untuk melakukan apapun yang anda minta

A = ATTENTION (perhatian)

Pada permulaan sebuah sales letter, tugas kita adalah mendapatkan perhatian pembaca. Sebelum mereka membaca tulisan kita dari kita, kita harus mendapatkan perhatian dari mereka untuk memulai membaca.

pada contoh diatas, bagian grab attention adalah:

“Tahukan anda bahwa lebih dari sepuluh juta applikasi mobile di download setiap harinya, dan bisnis anda belum memiliki satupun?”

I = INTEREST (ketertarikan)

Setelah kita mendapat perhatian dari meraka, hal yang harus kita dapatkan dari mereka adalah ketertarikan pembaca.

Pada bagian grab interest, kita berikan sesuatu yang membuat meraka mengatakan “WOW ini keren”. Atau sebuah rasa penasaran untuk terus membaca.

pada contoh diatas, bagian grab interest adalah:

“Tidak memiliki aplikasi mobile berarti bisnis anda kehilangan potensi penjualan yang besar. Riset membuktikan bahwa aplikasi mobile dapat meningkatkan penjualan sebesar 1%.”

Apabila kita gagal mendapatkankan interest mereka, meraka akan lompat ke halaman lain, tutup browser, dan lain sebagainya.

D = DESIRE (kebutuhan)

Pada bagian ini, buat pembaca merasa butuh atau ingin memiliki sesuatu yang kita tawarkan.

bagian make desire,

“Bila rata rata penjualan dari website adalah 1% dari jumlah pengunjung anda, dengan meningkatkan 1% berarti keuntungan anda naik 2 kali lipat.”

Tawarkan produk dan jelaskan kelebihan/keuntungan dari produk kita, dengan tetap berbicara dari kacamata pembaca:

“kami dapat membantu anda untuk membuat aplikasi mobile bisnis anda dengan sangat profesional. Hal yang perlu anda lakukan adalah, duduk manis, ambil camilan, dan terima beres”

pada tahap make desire, penting untuk menambahkan establish credibility agar calon customer bertambah yakin bahwa mereka berhadapan dengan orang/produk yang tepat, dan mempercayai untuk membelinya.

“Bayangkan bila anda memiliki sebuah tim expert, solid dan ahli di bidangnya yang telah dipercaya oleh perusahaan besar seperti bla, bla, bla untuk membantu membuat binis anda jauh lebih baik.”

A = ACTION

Bagian ini kayaknya udah jelas, nggak perlu penjelasan lebih detail. Semakin detail kita mengarahkan step by step action yang harus di ambil semakin bagus.

Sip. Sekian dulu yah..

sumber.

Advertisements

About bung_roy

Seseorang yang sedang mengejar mimpi2 nya. Dan berusaha keras agar mimpi2 tersebut menjadi kenyataan. Berharap suatu saat bisa berhaji dengan bapak-ibu dan istri. Serta punya ambisi untuk bisa menginjakkan kaki pertama di Mekkah sebelum kota2 lain di LN. Mimpi2 yang lain adalah bisa menulis sebuah buku (tapi tentang apa belum tahu, hehe…) dan juga punya usaha di bidang kuliner/ punya semacam butik (kalau yang ini mimpi istri ) atau jenis bisnis lainnya. Dan ingin sekali resign dari pekerjaan setelah itu. Kini sedang berikhtiar serta menunggu doa2 nya diijabah oleh Allah. Aamiin!

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: