//
you're reading...
Anda Sebaiknya Baca

Sebuah Renungan Buat Yang Mau/ Sudah “Terlanjur” Menikah

seolah2 dunia milik berdua... cie cie...

 

Sebuah karya yang sesuai untuk semua …..
bagi yang belum dan bakal berkeluarga boleh belajar,

bagi yang berkeluarga, perlu mengajar …..

Untuk suami…..  renungkanlah!
Pernikahan atau perkawinan menyingkap tabir rahasia.
Istri yg kamu nikahi tidaklah semulia Khadijah tidaklah setaqwa Aisyah pun tidak setabah Fatimah
Istrimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah …..


Pernikahan atau perkahwinan mengajar kita kewajiban bersama
Istri menjadi tanah kamu langit penaungnya
Istri ladang tanaman kamu pemagarnya
Istri kiasan ternakan kamu gembalanya
Istri adalah murid kamu mursyidnya
Istri bagaikan anak kecil kamu tempat bermanjanya
Saat istri menjadi madu kamu teguklah sepuasnya

Ketika istri menjadi racun kamulah penawar bisanya

Seandainya istri tulang yang bengkok
berhati-hatilah meluruskannya

Istrimu hanyalah wanita akhir zaman yang
berusaha menjadi solehah …..
Untuk isteri, renungkanlah!
Pernikahan atau perkawinan membuka tabir rahasia
Suami yang menikahimu tidaklah semulia Muhammad saw
Tidaklah setaqwa Ibrahim pun tidak setabah Ayyub

Tidak segagah Musa apalagi setampan Yusuf
Suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang soleh

 

Pernikahan atau perkawinan mengajar kita
kewajiban bersama
Suami menjadi pelindung kamu penghuninya

Suami adalah nahkoda kapal kamu pengemudinya
Suami bagaikan pelakon yang nakal kamu adalah penonton kenakalannya.
Saat suami menjadi raja kamu nikmati anggur singgasananya
Ketika suami menjadi bisa kamulah penawar obatnya
Seandainya suami bengis lagi lancang sabarlah memperingatkannya

Suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang berusaha menjadi soleh …..

__________
Justru itu wahai para suami dan isteri…..
Jangan menuntut terlalu tinggi seandainya diri sendiri jelas tidak berupaya
Mengapa mendambakan isteri sehebat Khadijah andai diri tidak semulia Rasulullah.
Mengapa mengharapkan suami setampan Yusof seandainya kasih tak setulus Zulaikha.
Tidak perlu mencari isteri secantik Balqis andai diri tidak sehebat Sulaiman.
Tidak perlu mencari suami seteguh Ibrahim andai diri tidak sekuat Hajar
Sama-samalah kita renungkan ….

 

Advertisements

About bung_roy

Seseorang yang sedang mengejar mimpi2 nya. Dan berusaha keras agar mimpi2 tersebut menjadi kenyataan. Berharap suatu saat bisa berhaji dengan bapak-ibu dan istri. Serta punya ambisi untuk bisa menginjakkan kaki pertama di Mekkah sebelum kota2 lain di LN. Mimpi2 yang lain adalah bisa menulis sebuah buku (tapi tentang apa belum tahu, hehe…) dan juga punya usaha di bidang kuliner/ punya semacam butik (kalau yang ini mimpi istri ) atau jenis bisnis lainnya. Dan ingin sekali resign dari pekerjaan setelah itu. Kini sedang berikhtiar serta menunggu doa2 nya diijabah oleh Allah. Aamiin!

Discussion

4 thoughts on “Sebuah Renungan Buat Yang Mau/ Sudah “Terlanjur” Menikah

  1. subhanallah,,syukron ustadz

    Posted by mardi | 07/06/2011, 5:04 am
  2. koq ustadz,,,,,

    sama2 mas

    Posted by bung_roy | 07/06/2011, 6:13 am
  3. Suami melengkapi kekurangan istri, dan sebaliknya istri melengkapi kekurangan suami. *yg komen kayak udah nikah aja.. :p

    Posted by Riza | 07/06/2011, 11:53 pm
  4. Riza :

    Suami melengkapi kekurangan istri, dan sebaliknya istri melengkapi kekurangan suami. *yg komen kayak udah nikah aja.. :p

    walopun belum nikah, tapi ilmu nya udah mantabs. tinggal praktek doang…
    *diterima d4 langsung nikah ya…

    Posted by bung_roy | 08/06/2011, 1:42 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: